Senangnya hatiku meskipun aku tahu semua itu hanya untuk membuat wanita itu cemburu. Seringkali aku membaca cerita seks di gadgetku dan akupun sering membayangkan hal itu karena aku tidak munafik kalau sebagai seorang gadis akupun ingin melakukannya.Tapi aku begitu malu pada Andi ketika kami jalan bareng karena dia biasanya hanya mengajakku ke sebuah tempat makan lalu pulang. Bokep Jilbab/Hijab Oooom… aaahhhhh..” Om Surya menciumku berulang kali dan semakin cepat pula dia menggerakan pinggulnya.Tidak lama kemudian dia mengerang saat itu juga aku merasa kontolnya semakin dalam dan lama-kelamaan semakin kecil “OOOUUuuggghh… aaagggghh… Lindaaa… saayang… aaaagggh.” Om Surya memeluk erat tubuhku dan akupun memeluknya dia terkulai lemas, aku tahu dia sudah klimaks tapi aku masih ingin terus melakukan adegan seperti dalam cerita seks ini dan akupun dengan manja kembali memintanya, om Surya hanya tersenyum. Tapi aku biasa memanggilnya om Surya karena dia merupakan teman ayahku, penampilannya jauh dari pekerjaan sales apalagi dia begitu tampan orangnya.Bahkan aku sering bersikap manja padanya layaknya pada ayahku sendiri, dan diapun begitu sayang padaku.




















