Demikian pula Mas Diran, melepas Murni sambil menutup pagar halamannya.Ketika mereka perhitungkan Tono maupun Murni sudah cukup jauh dari rumah, kembali mereka bergegas menuju ke lubang dinding. Pagi ini Larsih sengaja berdandan khusus untuk Mas Diran. Bokep Dia langsung terdorong untuk mengelusi kelembutan tangan Larsih itu. Dan ini sama sekali tidak pernah dibayangkan Larsih sebelumnya. Aku mau sun ini, ya..,” dia raih pinggul Larsih untuk didekatkan ke depannya. Jangan tanyakan betapa Mas Diran merasa mendapatkan jawaban atas keresahan dan impian erotisnya pada Larsih selama ini.Dan walaupun ada dinding pembatas, tetapi kini Larsih impiannya itu ada di depannya. Rasa haus yang sangat tiba-tiba menyerang tenggorokkan Larsih,“Aku haus, Maass.., akuu hauss.., Mas Diran..,”Seperti mengalir begitu saja, tiba-tiba Mas Diran ingin bangun berdiri. Tangannya mengocok dan menguruti batangnya sambil ditusuk-tusukkannya ujung ludahnya pada lubang kencing kemaluan itu.




















