Rini berteriak namun tidak jelas terdengar apa bunyinya, aku memainkan pahanya. Bokep Indo Live Aku berlari di bawah sinar matahari yang terik dan sampah-sampah yang busuk, benar-benar lingkungan yang menyebalkan! Tutup-tutup!”. Ia tak menjawab namun aku tahu jawabannya dari jilatan lidahnya. “Eeei,” teriak Rini ketakutan, “Apa-apaan kamu? Kubawa ia melewati jalan belakang agar tak ada yang tahu, lalu melewati dapur dan lift karyawan. Aku melepaskan ciuman lalu mulai bergerak lagi perlahan-lahan, Rini hampir berteriak lagi, namun aku menyumbat mulutnya dengan celana dalamnya yang kuambil tadi. “Be… belum,” balasku gugup, sekaligus bingung dengan arti pertanyaannya. “Rini? Eh ternyata, aku melihat Rini! Gila, benar-benar pemandangan yang gila. “Kamu gak papa?” tanyaku sekali lagi. Sabtu minggu depan aku akan diwisuda namun aku juga harus berada di RCTI karena siaran langsung Indonesian Idol.




















