Terpaksa aku sedikit lebih mengangkangkan kakinya dan mengangkat kaki kirinya ke bahuku. “Bang ini aku kembalikan bajumu. Bokep Cina Tak ada yang luka ‘kan?”, ujarnya cemas layaknya Mami sungguhan saja.*****Hari demi hari kami lalui dalam pengabdian terhadap masyarakat demi membawa nama harum kampus kami dan menjunjung Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Ya sudahlah Bang, jangan bercerita yang sedih-sedih”, katanya sambil mengibar-ngibarkan kemejaku yang tak di kancingnya, sambil berlari ke arah laut.Dengan cemas aku langsung memburunya, tapi A Sui malah berbalik. “Please, masukkanlah, aku sudah tak tahan Bang, please..”, ujarnya sambil menarik batang perkasaku dengan bernafsu. Lalu A Sui menunduk dan menceritakan bahwa mimpinya semalam ada deja vu, yaitu kejadian yang tadi telah ada di mimpinya semalam dan hal itulah yang membuatnya mandi besar dan berpikir siapakah laki-laki gagah yang ada di mimpinya tadi malam.Di masa naik sidi kalau di katholik (aku tak tahu istilahnya kalau di adat chinese) dia telah bersumpah bahwa barang siapa yang pertama melihat kemolekan tubuhnya ketika dewasa, maka dia jugalah yang berhak mendapatkan pelayanan pertama




















