Sejujurnya saya tak rela tubuhku diperkosanya tapi saya tak mampu untuk menolak permintaannya yang membuat tubuhku dapat melayang-layang di udara seperti dulu saat saya pertama kali menikah dengan suamiku. Sesudah melihat tubuhku yang sudah mulai kelelahan dan kehabisan tenaga, supirku dengan sigapnya menggenggam lengan kananku dan menekuknya kebelakang tubuhku, begitu pula dengan lengan kiriku yang lalu ia mengikat kedua tanganku kuat-kuat, entah dengan apa ia mengikatnya.Sesudah itu tubuhnya yang masih berada di atas tubuhku berputar menghadap kakiku. Vidio XNXX Nto..” desisku menikmati alur permainannya yang terus terang belum pernah kudapatkan bahkan dengan suamiku sendiri.“Sabar Mer.., saya suka sekali dengan lendirmu sayang!” suara supirku yang setengah bergumam sambil terus menjilat dan menghisap-hisap tanpa hentinya sampai beberapa menit lamanya.Sesudah puas mulutnya bermain dan berkenalan dengan bibir kemaluanku yang montok itu si Anto lalu mendekati wajahku sambil meremas-remas buah dadaku yang ranum dan kenyal itu.“Bu Meryy.., saya entot sekarang ya..




















