“Hisap atau mati?” ancamku dengan kembali mengalungkan belati ke lehernya. Dini kaget sekali dan terjatuh ketika bra nya terlepas dari tubuhnya, ia berusaha menutupi susu nya dengan kedua tangannya. Bokep Crot Aku dan Mamat pun segera balik ke kamar ke dua. Gadis di dalam sana masih terlihat meronta berusaha melepaskan ikat di tubuhnya. Dua jari kini agak kesulitan mengobok vaginanya. Aku menembaknya untuk menjadi pacarku, walau sedikit pesimis, aku sudah siap menerima segala jawaban dari Rianti. Aku pun mengancamnya untuk tidak melawan, ku lepaskan semua ikatannya dan langsung menghajarkan pukulan tepat di perutnya agar ia tak bergerak. Kami pun memasuki kamar ke dua yang juga tanpa dikunci, remang-remang terlihat ada seseorang tertidur di ranjang.




















