Dia agak kaget karena mungkin baru kali ini dia memegang penis lelaki.Aku juga merasakan sensasi luar biasa ketika tangannya menyentuh penisku danmulai mengocok-ngocoknya. Bokep Tante namun sekitar 10 menit aku dikejutkan dengan terbukanya pintu kamar dia.“Belum tidur, mas?” tanya dia.“Belum, entah kenapa aku sulit tidur. Setelah itu dia berjongkok dan mulau mengulum penisku. Kau tahu dia sudah orgasme. Rasanya tak dapat kubayangkan sampai akhirnya dia semakin erat menjepit kepalaku dengan pahanya sambil mengerang-erang kenikmatan.‘Ayo Mas teruuusssss…Acccch….ahhhh…ahhhh’Dan akhirnya kurasakan vaginanya semakin banjir dan keluar cairan putih yang kental, walau tak begitu banyak seperti punyaku ketika aku onani, namun aku bisa merasakan asin dan gurihya cairan itu.‘Udah mas, aku dak kuat…ntar kita kebablsan lagi…..’‘Terus aku gmn?’ Masak aku belum apa-apa kita mau berhenti? Geliiiii rasanya namun saking nikmatnya aku hanya bisa memegang rambutnya dan sesekali meremas susunya yang menempel di tubuhku. Aku semakin dak tahan bersikap pasif, akhirnya aku minta dia tidur tentang semsntara aku mulai mencium buah dadanya kan dan kiri bergantian. aku tidak sis-siakan kesempatan ini. Sentuhan bibirnya




















