Nafas Pak Amin tiba-tiba tertahan ketika kesadarannya mulai pulih akibat terkejut tadi, kedua tangannya berpegangan pada sesuatu yang kenyal dan hangat, perlahan-lahan Pak Amin menolehkan kepalanya , mata Pak Amin melotot ketika menyadari kedua tangannya berpegangan pada gundukan buah dada Rina .Wajah Rina bersemu kemerahan sementara mulutnya terbuka lebar tanpa dapat mengucapkan sebuah katapun. Rina mengangguk kemudian menjawab sejujurnya,
Saya,, masuk duluan yah pak Rina mengakhiri pembicaraan mereka.Oo jangan!! Bokep SMA Rina menggeliat resah kemudian Crrr Crrrrr. Plokkkk Plokkkk. Masih sakit ya ?? Pakkk Amin makasih yahhhh, udah diurut,, sekarang kaki Rina ngak sakit lagi.. Rina sini,,, kamu coba deh,, belajar *******
Rina menatap batang kemaluan Pak Amin, perlahan-lahan Rina mencoba untuk mengangkangi batang kemaluan Pak Amin, Pak Amin menarik pinggang Rina untuk turun ketika melihat Rina seperti serba salah, tampaknya Rina masih ragu-ragu untuk memasukkan kembali batang kemaluan Pak Amin ke dalam lubang vaginanya.Ahhhhssshhhh,, Ahhhhhhh,,, Rina mendesah-desah ketika kepala penis Pak Amin kembali menekan belahan vaginanya, Rina merasakan lubang vaginanya kembali melar dan disesaki oleh kepala kemaluan Pak Amin




















