“Clopp..” terdengar suara saat batang penisku kutarik keluar dari lubang memeknya, mungkin karena rapatnya lubang memek Jehan mencengkram senjataku.“Occhhhh, kenapa Win.. Bokep Family Bella semakin cepat mengocok batang penisku ke dalam mulutnya. “Oke kalau gitu bu…permisi”Aku tak mau tergesa-gesa untuk mendesaknya. Aku mulai tanganku mulai merayap ke punggungnya, ku elus lembut punggunya, bibirku yg terlepas menjalar ke lehernya, aku menjilat belakang kupingnya dengan lidahku“Jehan, aku sayang kamu”, kubisikkan kata-kata mesra di telinganya. Sepanjang pembicaraan dengannya, kosentrasiku buyar, melihat gaya bicaranya yg intelek, gerakan bibirnya yg sensual saat sedang bicara, apalagi kalau sedang menunduk gundukan gunug kembar yg indah itu nampak jelas, putih mulus dan padat. Waktu itu sabtu malam, kami bagaikan sepasang kekasih, meskipun pada awalnya di ngotot ngin menggunakan mobil mewahnya, akhirnya dia bersedia jg menggunakan mobil suzuki katanaku.Sudah beberapa kali sabtu malam kami keluar, sungguh jandi bingung sendiri, aku hanya berani mengenggam jarinya saja, itupun aku gemetaran dan jantungku terasa berdetak kencang padahal hubungan kami sudah sangat dekat, bahkan aku dan dia sudah sama-sama saling memanggil




















