Creett.. Hingga akhirnnya…Creett.. Bokep Jepang Ngapain loe dari tadi ngikutin gue?! kalau yg gitu kan sama kayak yg suka mangkal ntuh…”“Hahahahahahaha… aku cuma becanda kali. Baru pertama aku lihat bokong wanita tanpa sehelai benang pun. Di jalan, aku tak bernani bicara, masih kepikiran hutang 500 ribuku ke tante itu. Kulihat bentuk tubuhnya tinggi besar, montok, pantat besar, buah dada jg montok, dgn rambut panjang yg dicat coklat.Setelah melepas sepatu dan helm, aku pun duduk di sofa seperti yg diperintahkan olehnya.“Jadi loe suka liat pantat gue? Bukan hanya hubungan badan, namun jg melibatkan perasaan. Kemudian Mbak Hesti memanggil seorang pelayan dan menyuruh mencatatnya. Lima menit kemudian, Mbak Hesti mencapai orgasmenya yg kedua.“Ooogghhhhh… Fajar sayang, aku keluar lagi!” tangannya mencengkeram lenganku kuat-kuat.“Mbak Hesti kalau mau keluar lagi bilang-bilang ya, mbak.” aku berkata.“Emang kenapa, Jar?”“Ngga apa-apa, mbak. Aku pulang dgn perasaan yg campur aduk, antara senang dan bingung.Seminggu sdh kejadian itu berlalu.




















