Rezaaaaaa!!!” Aku mencupang payudara Reza. Kudekatkan mukAku ke wajahnya, di mendekat, merapat, dan cup bibir kami bertemu, saling mengecup ringan, dia memiringakan wajahnya,kuusap rambutnya, kupeluk dia, lidahnya masuk ke dalam bibirku, kuhisap, saling hisap. Link Bokep … Ooooh……….!” Reza meracau sambil memejamkan mata.“Hah.. Lucu deh kayanya,” Aku menyambut tangannya,halus, putih, begitu pikiranku ketika pertam menyentuh tangannya.“Oooh……, Reza Lawang Sewu, nama panggungku itu”“Hahaha, ada ada aja deh, oh iya aku Jhony, panggil aja Jhon” sambil menyudahi acara jabat tangan yang lumayan lama.Setelah berbasa basi sejenak, speak speak iblis pun meluncur manis dari bibir tipis tak berdosa ini, setelah bertukar nomer telfon kita janji kalo ada kesempatan kita akan ketemu lagi. Daaaaaah”“Daaaaahh”Sempat bingung dengan ajakan Reza, antara datang untuk menemui Reza atau berjaga di posko, siapa tau, sewaktu waktu waktu di butuhkan oleh keluarga, karena hari ini adalah hari yang penting bagiku sekeluarga.




















