Aaahhh.. Bokep Tante Tolol. Aku sudah tidak berpikir lagi untuk kembali menelpon orang kantor, atau mencoba mendobrak pintu pantry dan keluar lewat tangga darurat.Yang ada dipikiranku hanyalah Nadya. Aku pun bertanya2 kenapa Nadya tidak laku padahal dia sangat cantik dan pintar. Buset. Nadya membentakku dan tangan kanannya mengayun akan menampar pipiku. Teriak2 gih, coba panggil satpamnya
Percuma, kupikir. Tanpa diminta Nadya membuka ikat pinggangnya dan melepas celananya. Aku merhatiin kamu terus semenjak pertama kali masuk kantor Nadya kembali berbisik. Aku mencoba membuka pintu pantry untuk mengambil makanan ringan di kulkas, namun pintu pantry sudah terkunci. Sudah barang tentu dia pasti tidak akan menjawab jika aku sekedar ingin mengobrol atau berbasabasi dengannya. Dia juga tidak pernah bergabung dengan orang2 kantor mencari makanan murah disekeliling gedung perkantoran. Desain pintu yang kuat agar kantor aman ternyata menjebak kami di kantorAku mengeluarkan handphone dari saku celanaku dan menelpon office boy, untuk menyuruhnya kembali ke kantor.




















