Perlahan-lahan kuarahkan lubangku menuju liang milik Icha.Ketika kepala Penisku memasuki liang itu, Icha mendesis,“ SsssS… Aghhhhhh… Oughhhh… nikmatnya… Ughhh… Terus Mas, masukkan lagi, Aghhhh… !!!”, desahnya.Dengan pasti kumasukkan lebih dalam sambil sesekali menarik sedikit dan mendorongnya lagi. Di teras rumahnya saya hanya melihat istrinya sedang minum teh. Film Porno Icha tersenyum puas, walau kelelahan saya-pun merasakan kenikmatan tiada tara. Perlu para pembaca ketahui, Icha ini adalah seorang istri yang tergolong masih muda, cantik, putih dan bentuk tubuhnya sexy sekali. Tapi ah.., mereka kan tetangga saya. Kujulurkan lidahku sepanjang-panjangnya dan kumasukkan ke dalam kemaluannya sambil kupermainkan di dalamnya. Perlahan-lahan kulepas CD (celana dalam)nya dengan hati-hati sambil merebahkan badannya di atas meja. Busyet.., dasternya hampir transparan menampakkan lekuk tubuhnya yang sejak dulu menggodsaya.




















