“Kadang gue pengen balas aja, selingkuh sama yang lain, biar impas..”
“Hmm.. sungguh harum.“Cepat Urip.. Bokep Cina Benar saja, begitu lidahku menyedot klitorisnya, Jenni langsung mengejang dan berteriak pertanda orgasme. Sebelum lidahku mencapai kelentitnya, aku sibakkan klitorisnya dengan kedua ibu jari.Hmm.. “Thanks, Urip.. Pasrah. terus ke tengah sayang..” Aku malah menjilat bagian pusernya membuat dia uringan uringan dan makin bernafsu. boleh aku cium?” bisikku pelan.Jenni mengangguk lemah dan tersenyum. Uh, sodara sodara, tercium aroma yang sangat kukenal, dia pasti merawat benda yang paling dicari semua laki laki ini dengan baik.“Jenni.. “Thanks, Urip.. ya kan?”
“Kok tau sih?” kataku pelan.JenniAku jadi ingat Dewi mahasiswi yang minta bantuanku menyelesaikan skripsinya dan akhirnya bisa tidur dengannya. Batangku juga sudah terbenam di bibirnya yang mungil dan terasa hangat serta nikmat sekali.




















