Tapi mudah-mudahan sih nggak kenapa-kenapa,” ucap isteriku lagi.“Ya sudah, kalau begitu naik bajaj saja,” jawabku ringan.*******Pertemuan dengan mitra usahaku hari ini ternyata diundur pekan depan. Bokep indo Melihat keadaan seperti ini aku cuma bisa beristigfar sambil mengurut dada.“Ummi… Ummi, bagaimana Abi tak selalu kesal kalau keadaan terus menerus begini?” ucapku sambil menggeleng-gelengkan kepala. Kuperhatikan sepatu yang berjumlah delapan pasang itu satu persatu. Di depan pintu kulihat masih banyak sepatu berjajar, ini pertanda acara belum selesai. Jangankan untuk kerja, jalan saja susah. Di depan pintu kulihat masih banyak sepatu berjajar, ini pertanda acara belum selesai. Ummi kan muntah-muntah terus, ini badan rasanya tak bertenaga sama sekali,” ucap isteriku diselingi isak tangis. Aku terlalu sibuk memperhatikan kekurangan-kekurangan isteriku, padahal di balik semua itu begitu banyak kelebihanmu, wahai Maryamku. Namun, belum juga kutemukan Maryamku. Namun apa yang terjadi? Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!” Jawabku masih dengan nada tinggi.Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam.




















