Setelah merasa cukup tenaga, aku berusaha bangkit dibantu Dimas. Bokep Sementara dibawah sana kurasakan sebuah tangan yang kasar meraba pahaku. Kami bersiap meninggalkan tempat itu. Ketika aku menutup pintu, tiba-tiba aku dikejutkan oleh Dimas yang membuka pintu sebelah dan ikut masuk ke mobilku.“Eeii… mau ngapain kamu ?” tanyaku sambil meronta karena Dimas mencoba mendekapku. “Ayo dong Citra, kita kan sudah lama nggak melakukan hubungan badan nih, saya kangen sama vagina kamu nih” katanya sambil menangkap tanganku. Di tengah situasi yang mulai memanas itu akupun maju memegangi tangan Dimas yang sudah terkepal kencang. Benar juga dugaanku, ternyata dia ingin melepaskan maninya di mulutku. Jilatan itu terus merambat dan semakin jelas tujuannya, pangkal pahaku. Saat itu dia sedang melumat bibirku sehingga yang keluar dari mulutku hanya erangan- erangan tertahan, air ludah belepotan di sekitar mulut kami. “Pak masukin sekarang dong” pintaku yang sudah tidak sabar marasakan batang-batang besar itu menjejali vaginaku. Lututku juga terasa pegal karena dari tadi bertumpu di lantai. Aku makin berani dan memeluk Pak Egy, rambutnya




















