“jangan …….jangan…” Vina semakin takut , apalagi sedikit sdikit rasa nikmat mulai menjalari tubuhnya. Vina berusaha berontak, namun tak sedikitpun ia mampu menggerakan tubuhnya. Bokep Korea Vina memandang sekeliling, dan mahluk itu kelihatannya menunggu dia sadar. ia kemudian membuka seleuruh pakaiannya dan duduk di tepi tempat tidur setelah mengatur posisi bantal agar sedikit nyaman, dan bisa melihat bayangannya di cermin dengan jelas. dan setiap hal itu terjadi Vina hanya bisa menangis, selain takut , ia menangis karena seolah ada sebuah pergumulan emosi dalam pikirannya antara membiarkan kejadian dulu terulang dan menolaknya. Ia menelusupkan tangannya ke balik CD, memainkan bulu2 disana dan ia merasakan sebuah sensasi kenikmatan. apa maksudnya…apakah…tapi Vina terlalu lelah untuk berpikir. ia dapat merasakan di putingnya kini tertempel cincin, semacam piercing. rasanya seperti terbakar , dan yg bisa dilakukan hanya menangis dan terbaring pasrah saat sosok gaib itu merenggut keperawanannya. Vina mencoba berteriak dan berontak, namun tak ada suara yg keluar dan tubuhnya tetap tak bisa digerakan. Vina coba untuk teriak, namun tak ada yg keluar,




















