Waktu berjalan dengan begitu cepat. Namun membayangkan akan dipuaskan oleh Tedi dan Reza, terasa memeknya seperti terkena sengatan listrik.“Dewi mau nggak?”
Dewi bangun dan menarik tangan suaminya. Vidio Bokep Mata Fasa terpejam. “Sebentar , Pak guru…” pinta Dewi. Dia membawa anaknya duduk di tepian ranjang. tolong beresin dong kontol saya nih”
“Lain kali deh mbak kasih… bukan hari ini. Dengan muka pucat dia berpaling.Guru Disiplin Pak Lambertus Wanggai berdiri tegak dibelakangnya. “Saya gak tahan mbak… empotan mbak kuat banget”
Dewi tahu anak muda yang menyetubuhinya tak kan lama bertahan. Lambert semakin menekan. Dewi tidak pedulikan siapa mereka, Dewi hanya ingin batang penis menggasak liang memeknya.Dimas dan Aris yang merasakan tangan Dewi mengusapi penis mereka, segera berdiri melepaskan penis mereka yang mengeras dari celananya. Dewi dapat rasakan lidah orang tersebut mengusap-usap lubang vaginanya dan menghisap kelentitnya.“Ahhh ummm yaaaa yaa” Dewi mendesah sambil menekan memeknya ke arah wajah penyerangnya. “Aghhhhhhh uhhh” tangan Dewi memegang batang penis yang menyumbat sesak lubang memeknya dan masih bersisa sebagian.




