Tomo pun menghela napas dan beristirahat sejenak, masih dalam rangkulan wanita itu. Bokep Jilbab/Hijab Tapi, tidak saat ini. Tubuh Tomo mengejang, dan cairan deras pun mengalir dari ‘liang’ku. Sepuluh menit setelah itu,Tomo terlihat kejang sesaat sambil mengerang tertahan. Dia pun menahan tanganku yang tTomoat dan mendekatkan bibirnya ke bibirku.“Aku harus menjadi orang pertama yang..”Tomo tidak menyelesaikan kata-katanya dan mulai melumat bibirku dengan sedikit kasar.“Hmmphh..”Untuk pertama kalinya aku merasakan ada getaran yang aneh pada tubuhku. tidak ada satupun yang boleh menyentuhmu tanpa seizin-ku.”
Tomo memeluk tubuhku yang kecil dengan erat.“Ya Tomo..aku adalah milikmu. Sudah kuputuskan! Kalau kamu capek, besok bolos saja.”Tomo pun menggendongku yang masih terisak kekamar tidurku. “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit.Tomo mulai tidak sabar, dan dia memasukkannya dengan kasar.“Aaahh..!!”Aku menjerit dan mulai menangis lagi. Dia selalu membelikan baju-baju indah dan boneka porselain untuk dipajang dikamar tidurku.




















