Dngn tangan kanan dia mmegang erat batang kontolku, sedangkan tlapak kirinya mngelus elus kpalanya. Bokep Jepang “Aaaaghh,.., gilaaaa…, enaaaksss,.., ubss,.., aaaaachghhh” suara tante Ivone tak karuan. Kemudian dngn prlahan jari jariku memijati pundaknya. Sperti saat aku tinggalkan kekamar mandi. “Ya bisa… ” jelasku dngn cepat, takut tante Ivone brubah fikiran lagi. ” Trlalu capek kali!? Dan jari jemarikupun menari mmbentuk garis dipunggung tante Ivone. ” Trlalu capek kali!? “Tan aku mo kerumah tman dulu ya!?” ujar Nita brpamitan sraya matanya mlirik kearahku. “Akhirnya aku bisa mrangkulmu Vone” ucapku dalam hati. Harum aroma tubuh tante Ivone trasa mnusuk kedua lobang hidungku. Akupun branjak pergi kekamar mandi yg memang ada
didalam kamar trsebut. “Iya Nit… ” balas tante Ivone
tanpa brpaling kearahnya. “Ya udah, tapi dikamar ya…, ga enak disini” pinta tante Ivone. Kemudian dngn prlahan jari jariku memijati pundaknya.




















