Aku kemudian bangkit dari tempat tidurku dan menggapai jubah tidur satinku yang berwarna merah muda yang tergantung di balik pintu kamarku. Bokepindo Mungkin karena tubuhku dalam keadaan telanjang, anak itu sepertinya kurang menanggapi. Dia meneruskannya,
“Maukah Tante merahasiakannya untuk kita berdua saja?”
Sambil tersenyum aku mengangguk. Setelah itu, handuk yang kupakai kuhamparkan di sandaran kursi yang ada di kamarku. Aku membuka lemari pakaianku. Sambil tersenyum aku melepaskan jubah tidurku. Sejenak kemudian, anak itu aku ajak berbincang-bincang. Aku sendiri agak heran juga, bagaimana kalau teman-temannya mengetahui dia pakai bra di balik seragamnya, tetapi sepertinya dia bisa menyiasatinya.Aku sangat senang kalau ternyata anak itu betul-betul mengagumiku, apalagi dia mau memakai pakaian dalamku. Kini di depannya aku hanya mengenakan bra dan celana dalam saja. Dengan langkah yang riang, dia kembali ke rumahnya. Masuk ke kamar tidurku, aku membuka jas kantorku disusul dengan melorotkan rokku dan menjatuhkannya ke lantai begitu saja.Sambil berjalan ke arah lemari pakaian, aku membuka kancing-kancing blusku.




















