Enakan sama kamu. Bokep Montok Kantornya x (nama koranku), khan. Dengan
lincah Diana telah duduk di sampingku. Kami berdua pindah ke bangku tengah Kijangku. Dan usahaku ini berjalan
dengan mulus. Aku suntuk nih. Rumah saya di dekat situ juga.Boleh saja. Jadi setelah mengantar
materi yang kudapat kepada rekanku yang akan membuat beritanya, aku dan
Diana menuju arah utara. Jangan malah Teriak salah seorang temannya.Diana cuma mengangkat tinjunya, tapi matanya kulihat mengedip.Lalu kami pun menuju mobilku. Tanganku memegang dadanya, meremasnya dari balik kaos tipis dan bhnya.Sesaat kemudian kaos itu telah kubuka. Menatapnya. Aku arahkan mulutku ke lehernya, ke pundaknya, lalu turun ke buah
dadanya yang indah, besar, montok, kencang, dengan puting yang memerah. Tadi ikutikutan temantemannya
saja. Pamitku.Eh, Mas, Mas Ray! Di sana kami terdiam,
mendengarkan ombak, begitu istilah Diana tadi.




















