“Aku dah tahu kamu emang berantakan dari dulu” jawabnya tersenyum kecil. Aku boleh tiduran disini gak ? Bokep Indo Live Kamu tuh lagi mabok, belom sadar bener. Aku menari celana Rara dengan mudah, apalagi Rara membantu dengan mengangkat pantatnya. “Masa sih bayarnya cuma makan-makan” jawabku sambil terus tertawa. Biasalah, waktu di kampus kan kita primodial bangetTapi gak ada ruginya temenan sama Rara kok, orangnya cantik, tinggi semampai, body aduhai dan yang terakhir yang aku suka banget dari Rara adalah rambutnya. Rara hanya memandangku sambil menggigit bibirnya.Saat penisku sudah masuk 1/2 Rar memekik “AKhh…sakit yan” . Tubuh Rara begerak-gerak keenakan, sepertinya dia suka sekali aku menjilati dan menghisap-hisap pentilnya. Sepertinya Rara juga sangat menikmatinya, tubuhnya bergetar sambil mengeluarkan lenguhan-lenguhan kecil “Uggrhh….ugrh….”Pahaku yang dijepit diantara selangkangan sengaja aku gesek-gesekkan ke memeknya supaya Rara makin terangsang. Rara cuma tersenyum kecil.“Ra, ngapain kamu ada di Bandung, trus dari sekian banyak orang di bandung kenapa sih kamu minta aku yang jemput ?” tanyaku.




















