Siaaaalll, sial banget rasanya saat itu.Damar tdk menyerah, dia duduk dgn membuka setengah celananya, akupun menjilati penisnya terlebih dahulu agar tegang kembali. Dia menuntun penisnya untuk memaauki lubang meqiku.“Aaggghhhhh, be susah.” Katanya.Dan akupun merasakan sedikit sakit.Aku baru sadar, kalo sebelumnya aku sdh memakai tongkat madura untuk membuat meqiku kesat.“Pake ludah.” Kataku.Damar meludahi penisnya, dan aedikit semi sedikit dimasukkan penisnya kedalam meqiku.Dan Zleeeebbbbb, masuk dgn sedikit erangan sakit dariku.Damar akhirnya menggenjot meqiku dgn penisnya yg standar Indonesia itu.“Mmmmmppphhhhhh, Mar, terussss.. Bokep Montok Hehehehe…” Jawabnya sambil senyum-senyum. Mmmmpppphhhh nikmat banget rasanya, Tp kali ini Damar mempercepat kocokannya. Itu aja?” Kataku. Sama seperti pertama, sedikit susah dimasukkan, tp aku tdk menyerah, aku makin membenamkan meqiku pada penisnya. Semua dgn kegiatan masing-masing.




















