Kini kedua tanganku ditariknya ke atas kepalaku dan ditahan dengan satu tangannya sementara tangan satunya lagi mulai meremas-remas payudaraku yang masih terbungkus pakaian kerjaku.“Wooww… tetekmu kenyal banget Lus…berapa sih ukurannya…aahh!” ucapnya sambil tertawa, pak Herman semakin keras meremas payudaraku sehingga aku merintih ke sakitan.“oohh… pak…sakit…hhmm….” hanya itu yang bisa keluar dari mulutku“sakit ya? Bokep Twitter masa segitu aja udah keluar sih? Dia memiliki perhitungan yang matang akan segalanya dan mampu memberi tekanan psikologis yang jitu. ga salah si Helen masukin kamu ke sini” ceracaunya sambil menyodok vaginaku dengan kencang. enak kan peju saya?” tanyanya dengan gaya melecehkan, sementara aku mengap-mengap mengambil udara segara setelah penisnya lepas dari mulutku. Tidak sedikit wajah yang kukenal yang adalah orang-orang perusahaan ini muncul dalam dokumentasi tersebut termasuk Pak Herman yang kelihatannya berperan sebagai tuan rumah, juga ada Helen yang nampak cantik dalam gaun terusan hitam backless-nya, dan juga hei…bahkan ada beberapa pegawai tingkat rendah seperti office boy satpam, dan sopir perusahaan pun turut dalam pesta itu, mereka tampak duduk-duduk bercengkerama dan tertawa-tawa,


![Payudara Besar Kakak Ipar Yang Tak Terlindungi Bikin Tak Tahan, Langsung Kutembus! Meski Bingung, Kontol Besar Adik Ipar Terlalu Nikmat, “hari Ini Istimewa Saja,” Katanya Sambil Tersenyum Melayani Dengan Sex Yang Rakus! Piston Ganas Tak Berhenti Meski Sudah Berapa Kali Climax! Ah… Lebih Besar Daripada Kakamu… [bagian 1]](https://videobokepindo.cc/wp-content/uploads/2026/01/xv_19_t-24.jpg)
![Payudara Besar Kakak Ipar Yang Tak Terlindungi Bikin Tak Tahan, Langsung Kutembus! Meski Bingung, Kontol Gede Adik Ipar Terlalu Nikmat, “hari Ini Istimewa Ya” Sambil Tersenyum Melayani Seks Dengan Rakus! Piston Ganas Tak Berhenti Meski Sudah Klimaks Berkali-kali! Ah… Lebih Besar Daripada Kakamu… [bagian 3]](https://videobokepindo.cc/wp-content/uploads/2026/01/xv_3_t-32.jpg)
















