Selimut dan bantal semua dia buang ke lantai.Dia membuka celana jeansku, sambil berdecak kagum. Bokep Indo Live Dia hanya mengenakan celana pendek dan kaos menyambutku dengan celotehannya yang ramai. Kami saling bertukar pandang dan senyum. Pada saat itu aku hanya mengenal beberapa di antara mereka saja. Tiba-tiba aku kehilangan bayangannya. Tapi di matanya aku bisa menangkap pesan dari Arry, dia menunjuk teras yang terbuka. Cara dia memegang tanganku seakan-akan dia takut bila aku lepas dan lari meninggalkannya. Aku seorang diri di rumah setelah sehari sebelumnya merayakan pergantian tahun baru bersama teman-teman di dekat rumah. Dia berbisik,
“Na, minta sun donk,”
suatu permintaan yang tidak menbutuhkan jawaban tetapi tindakan. Lirikan iri terlihat di wajahku. Dia pun melanjutkan lagi,
“Gue Arry, loe siapa namanya?”
Pada saat itu teman-teman yang lain sudah datang mendekati kami, hingga kesempatan itu pun hilang. Aku seorang diri di rumah setelah sehari sebelumnya merayakan pergantian tahun baru bersama teman-teman di dekat rumah. Akhirnya ketika ada kesempatan akupun keluar ke teras dan melihat ada Arry di sana.




















