Malam itu aku tidur dengan membawa kekalutan dan keinginan yang lebih dalam.Paginya, ketika aku bangun, sempat kusapa dia. Bokep Tapi tiba-tiba aku terhenti mengocok penisku, karena memang Sari entah tiba-tiba tengah malam itu baru pulang.Dia memandangiku dari kejauhan, melihat diriku telanjang dan tidak dengan cepat-cepat membuka kamarnya. Dengan pacarku, aku belum pernah melakukannya. Aku memutar tubuhnya, kusandarkan di dadaku dan tangannya memeluk leherku.Kemudian kuremasi buah dadanya dengan tangan kiriku, tangan kananku menjangkau vaginanya. Kadang sambil lari pagi, aku mencari tempat untuk melampiaskan imajinasi seksku.Sambil memanggil nama Sari, crot crot crot.., muncratlah spermaku, enak dan lega walau masih punya mimpi dan keinginan menikmati tubuh Sari. Aku dibuatnya puas dengan kenyataan imajinasiku malam Minggu itu. Aku mulai menata halaman samping, tapi tidak begitu ketahuan. Walaupun bulan ini penuh dengan kesibukanku, aku termasuk orang yang sangat susah untuk dapat mengontrol keinginan seks atas wanita. Ahh.., hidup memang menggairahkan dengan seks, dengan wanita. Kulihat kedua cucu ibu kostku sedang bermain di halaman. “Semalam nggak terkejut ya melihatku..?” aku mencoba menyelidiki. Ahh..




















