Mungkin warnanya hitam. Aku mulai tidak sabar. Bokep Mama Dan rasa itu kembali membuatku terangsang. BH dan celana dalam. Mungkin tidak terdengar. 4 hari lagi, aku akan menikahi Mei, kekasihku selama 6 tahun. “adikku” tidur nyenyak sementara dia sendiri terpuaskan. Tangannya kanannya membantuku membukanya.Tanganku kemudian masuk pelahan ke dalam bajunya, untuk merasakan keindahan payudara di baliknya. Dadanya naik turun, terengah-engah seperti habis lari kencang. masih terpejam. Semua orang tampaknya sudah terlelap. Benar-benar nikmat.Tapi tetap ada yang kurang. Bulu-bulu halus di sekitarnya. Hari itu hari terakhirku menjadi bujangan. Aku mulai terangsang.Aku mencoba untuk lebih berani. Suami saya dapat tiket tempat duduk di seberang. Suara air hujan menderu keras sekali di atas atap. Aku segera menutup mataku, pura-pura tidur. Tapi aku tidak mau mengambil resiko terdengar. Sialan. Dia tidak meremas, atau menggosok terlalu keras. Ya, payudaranya. Tapi kepepet sih, harus cari upa (“cari nasi”) di Jakarta.Tak lama kemudian bis itu datang juga. ….Akhirnya wanita itu lewat juga di di samping kami.











