Hehehe..“Lho kok cepat? Indo bokep Aku tidak dapat menebak apa yang ada dipikirannya. Tidak habis pikir aku segera mencari koleksi minumannya di mejanya. Dasar hidung belang!” pikirku jengkel.Aku duduk di ranjang menghadap pintu sambil menunggu dia masuk. Dan tak lupa aku mendoakan dia.Kini Andre tidak akan mau memandangku lagi. Aku memejamkan mata berdebar-debar menunggu Martin memulai aksinya.Martin menciumi sisi luar kemaluanku dengan perlahan. Diriku bukan Vina yang dulu. Ponselku disita sementara. Aku sih senang-senang saja. Dan tak lupa aku mendoakan dia.Kini Andre tidak akan mau memandangku lagi. Hehehe..“Lho kok cepat? Siapakah aku ini?Sejujurnya aku menyesali kondisiku yang seperti ini. Badanku terus bergetar tiada henti, dan rahangku bergerak-gerak ke kiri dan kekanan. Diriku bukan Vina yang dulu. Ternyata orgasme saat ML jauh lebih nikmat daripada dengan oral seks. Vina yang selalu meraih prestasi di sekolah. Rasanya geli sekali! Lalu aku naik ke atas tubuhnya dan duduk tepat diatas penisnya. Aku merasa hawa dingin menerpa bagian dalam kemaluanku yang merekah.




















