Lima belas menit setelah meneguk susu buatan Maya, aku
merasakan dadaku bergemuruh dan panas sekujur tubuh, agak pusing juga.“Ohh.. Bokep Family Kan sudah tanggung. Melihat Maya KO, Wati kemudian turun dari wajahku dan segera mengambil posisi Maya,
dia mau juga memasukkan penisku ke memeknya.“Ehh tunnggu Mbak Wati, tunggu,” kuhentikan Wati.Aku bangkit dan memeluknya lalu membaringkannya dikasur, sehingga akulah yang kini diatas tubuhnya.“Mass.. Mbak Maya dan Mbak Wati boleh kesana sekitar jam itu,
saya tunggu ya,” jawabku. Tuh jadi kotor bajunya,” wanita yang agak gemuk menyodorkan tisue kepadaku.“Ohh, nggak apa Mbak, makasih ya,” kuterima tisue pemberiannya dan membersihkan lengan bajuku.“Maaf, susu apa maksud Mbak?” aku bertanya.“Hik.. Maya, wanita berumur 26 tahun, dulunya karyawati sebuah bank, lalu berhenti
karena dinikahi rekan sekerjanya.Tapi kini dia janda tanpa anak sejak suaminya sakit dan meninggal, tiga tahun lalu.




















