Kok malem-malem gini.”
“Nah itulah Papi, Oom, kadang suka aneh. Tak akan aku membiarkannya memakai pakaian seperti anakmu. Bokep SMA Kuharap kau
bisa mengerti dalam hal ini,” kata Pak Wijaya dengan tenang.“Tetapi…” protes Pak Heru dengan wajah tak terima, namun segera dipotong oleh Pak Wijaya dengan kata
yang sama,
“Tetapi…” kata Pak Wijaya sambil menggunakan tangannya seolah memberi tanda untuk tidak menginterupsi
kalimatnya. Melihat reaksi gadis itu yang tak melawan, langsung dilumatnya bibir
gadis itu yang sama sekali tak melawan, hanya memejamkan mata saja. Kok malem-malem gini.”
“Nah itulah Papi, Oom, kadang suka aneh. Setelah membuat nyaman gadis itu, tangannya mulai menyusup
masuk ke balik baju A-mei. Namun sebelum itu ia meraih bantal di
dekatnya dan memiringkan tubuhnya dengan memunggungi Pak Heru sambil ditempelkannya bantal itu di
dadanya. Ia adalah orang yang berkuasa.Tak seharusnya seorang gadis muda menolak kehendaknya, biarpun ia anak pengusaha kaya sekalipun!










