Selesai membuka pakaian kita berdua, aku elus wajahnya dan menyosor bibirnya duluan. Bokeb Sekali-kali, ku cucuk lubang pipis nya oleh lidahku. Yah, aku memang suka berciuman. Dan dia tau. Kamar yang agak sempit, dengan kasur lantai yang kecil, mungkin nomber 3. Aaahhhh, aku ga bisa bergerak karna keras nya pelukan oleh Jarwo. Oughhhh enaaaaknyaaaaaaaa. Ku tatap wajah pacarku yang tersenyum ketcub dia berbisik “Maaf sayang, ini rumahnya, jadi dia meminta imbalan untuk meminjam kamarnya.”
“Aaghhh sialan kau.” Kataku. Ingin rasanya aku orgasme, tapi entah kenapa, rasanya sangat susah. Baru rasanya aku menikmati Ngentod seenak ini. Dia malah lebih terlihat semangat dan keenakan dgn rontaanku. Sambil terus menggerayangiku. Sampai kecolongan keperawanan oleh pacar sendiri. Dalam hati, aku berkata “Jarwo adalah cowok yang bisa puasin aku. jangan.” Desahku. Pacarku mengenalkanku padanya. Perlahan dilepaskannya konton Jarwo dari dalam memekku.




















