Tommy asyik membaca sebuah novel yang seharusnya hanya boleh dibaca oleh orang dewasa.“Halo, Tommy. Kebetulan, batinnya. Bokep Montok Tommy nggak mau pake baju ini. “Di pantat? Tommy nggak ada?”. Mau dibuktiin?”. “Apa nggak sakit tuh, Tom?”. “Bener, tapi bukan buat itu aja. “Enak, Tante, tapi geli!”, jawab Tommy meringis kegelian. Tolong pijatin ya”, kata Tante Tika sambil mengajak Tommy ke kamar tidurnya. “Nggak tahu tuh, Tom. Mbak!”. Biasanya kan susu dari sapi?”
“Mau nyobain nih kalo kamu nggak percaya. “Kali!”. “Pentil Mbak keluar susu, nggak?”. “Masak sih bisa keluar susu dari pentilku?”, kata Andri tidak percaya sambil memandangi puting susunya yang sudah meninggi meskipun belum setinggi milik ibunya. Kenapa ya burung si Tommy itu, pikir Andri. Tommy menyodok-nyodokkan “burung”nya berulang kali dengan keras ke “gua” Andri. Kemudian ia menanggalkan busananya kembali. Rumahnya mentereng, di kawasan perumahan elite lagi.




















