makasih ya kak.. Kenyal sekali, walaupun tidak sebesar milik pacarku tetapi payudara ini sungguh menggoda hasrat sexsualku. Film Porno Akhirnya Reni mengiyakan ajakanku. Pintanya. Kini aku duduk bersandar di pohon tempatku menaruh ranselku. Oohhhhh..Ahhhhhhhhhh. ia balas bertanya. Api unggun yang menyala semalam kini telah padam. Gerimis mulai turun. Tak lama kami sudah berpagutan. Kini kami duduk bersebelahan di dalam kantung tidur kami. Aku duduk di rerumputan sambil meneguk air yang kubawa di dalam tas. aku memekik ketika(sfx : Croootttt..Crooottt.Croootttt)
Spermaku menyembur di dalam rahimnya. Kataku sambil merogoh isi tasku yang berantakan. Kami mengelar kantung tidur untuk bersiap istirahat. Katanya. Dengan berpayungkan jaket kami menerobos lebatnya hujan dan rerumputan. Reni mulai pegal dengan posisi duduk kami. Kata Reni. Goa batu itu tampaknya cukup kering. Air hujan yang terus mengguyur kami akan segera mematikan api itu sebelum membesar. Ia meminta istirahat. Aaahh.. Berusaha meraih putingnya yang mulai mengeras. ngak kok. Ia kembali mencium bibirku. hehehe. Kami kembali merapatkan tubuh kami dan tidur dalam posisi berpelukan.Pagi menjelang. Jam itu menunjukkan pukul 08:12.




















