“Ooohh.. Bokep STW cepat..” Aku pun mulai mempercepat gerakanku. iyahhh.. Tamat Tapi aku tetap membantunya, kan sudah di beri tempat berteduh. Aku kembali duduk di sofa sambil berbincang dengan mereka bertiga jadi sekarang ada empat orang yang tidak tahu akan berbuat apa dalam keremangan selain berbicara.“Sebentar ya Dik, saya ke atas dulu, ganti baju..” kata Riyas.Aku bertanya dengan nada menyelidik, “Mbak tinggal di sini ya?”“Iya, eh kalian di atas aja yuk supaya lebih santai, lagian baterai lampu sudah mau habis, ya..” katanya.Kami bertiga mengikuti Mbak Riyas ke atas. Mereka terlihat basah kuyup karena kehujanan, dan ketika itu mereka mengenakan kaos warna putih dan biru (cewek yang satunya), dan celana pendek.Dari balik kaos putih basah itu saya bisa melihat sebuah BH warna merah muda, juga sepasang payudara montok agak besar. Setelah selesai saya suka browsing sambil chat. Setelah selesai aku menyisakan satu pintu kecil agar kalau hujan reda aku bisa lihat.“Ditutup saja Dik, dingin di sini..” kata Riyas, dan aku menutup pintu itu.




















