Acchh.. katanya sambil tertawa.Ngapain malu, kan lu udah pernah liat jawabku.Waktu itu liatnya nggak jelas, gelap dan sekelebatan, lagian kan udah lama protesnya.Mau liat lebih jelas? Film Porno Lu mandi di kamar gua terus kita ke Beach Club bareng sampai mabok, semuanya OMB, kalau masih nolak gua cium lu di sini heh kepancing dia.Hah mandi di kamar lu? Ratih tertawa terbahakbahak.Satu nooll godanya sambil mengecup bibirku, lalu dia keluar dari kamar mandi.Nanti disambung lagi aja deh, sekarang kita ke Beach Club dulu, gua mau mabok malam ini katanya.Akhirnya aku dan Ratih berpakaian dan kami pergi ke Beach Club, aku perkenalkan Ratih pada beberapa kawanku di sana dan kami bersamasama menikmati lagu dan minuman sampai jam 11 malam.Ratih tampak cukup mabuk. Aku tersenum dalam hati, di kantungku juga ada kartu magnetik kunci kamar MandarinOK Boss, gua nggak bisa nolak, tapi boleh kan lu cium gua di sini ujarku memancing.Dasar dia memajukan kepalanya, demikian pula aku, kami berkecup bibir sebentar, lalu aku panggil pelayan dan kubiarkan Ratih membayar billnya.Bersama dia




















