Bibirku menikmati puting dan buah dadanya yang indah. Bokep Korea Maaf ya ini perkerjaan gila” kataku.“Tolonglah bang” kata Tiwi di ikuti dengan kawan nya memohon agar saya bisa membantu pekerjaan mereka.“Pokoknya engggak” kataku.“Kami beri 1 juta kalau abang mau” kata Tiwi.“Berapapun kalian kasih saya enggak mau” kataku.Dalam hati sebenarnya saya mau. Lalu saatnya pengeluaran pejuh, sama seperi Tiwi tadi ku suruh ia mengocokkan senjataku. Lalu saya terdiam sejenak dan sambil berpikir.“Ok saya mau tetapi dengan syarat” kataku.“Syaratnya apa bang?” kata mereka dengan semangat“Syaratnya adalah kalian memeriksa saya satu persatu dan dalam keadaan telanjang” kataku.“Ah jangan lah bang, yang lain aja lah syaratnya” kata Tiwi.“Ini mungkin syarat terakhir kalau kalian mau ok kita laksanakan ,kalau enggak ya enggak jadi. Syaratnya kayak tadi tetapi kalian enggak usah telanjang tetapi hanya pakai cd (celana dalam) saja, malu lah saya kalau saya telanjang kalian enggak” kataku.Mereka terdiam sejenak dan berpikir, dan entah apa yang dipikirkan mereka.“Ok lah bang dari pada tugas kami enggak selesai kami mau dengan syarat itu” kata Tiwi.Kemudian sesudah




















