Tujuan pertama pasti wisata kuliner, dan tujuan berikutnya adalah mencari yang bening-bening. Akhirnya aku memesan sepiring gudeg ditambah pecel, air mineral dan kopi. Bokep Seorang perempuan paruh baya mengenakan kain panjang atau jarit menghampiri aku dan langsung duduk di kursi dekat aku.“ Mau pesen apa mas?” tanyanya. “Lha kalau sama-sama aja kan enak sih,” kataku menggoda. Kelihatannya lumayan-lumayan juga. Hebatnya lagi aku ditawari digonceng sepeda motor untuk kembali ke hotel. Suatu waktu jika ada tugas ke Semarang, aku prioritaskan “ bertamu” ke alamat yang diberikan Pak Mertino.Saat yang ditunggu-tunggu tiba. Berjalan sekitar 30 m ada gang yang tidak terlalu besar. Tempat yang unik dimaksud, adalah semacam “show room” tapi khusus untuk para istri yang mencari tambahan dengan menerima “tamu”. Kuturuti arahannya dan aku telentang, sementara Amei tergolek di sampingku. “Wah nanti aku ditembak,” kataku.




















