Aku tersipu malu. Bokepindo Malam-malam, kalau Kak Tina tidur, aku menjelajahi tubuhnya. Tapi aku cukup puas. Tanpa sadar tanganku menggosok bagian kelaminku. Aku memandangnya. “Aku, Kak.., Aku”, Jawabku. Sampai
saat ini masih kuingat. Mana bisa. Namanya Tina, gadis Bali berkulit hitam manis. Badanku
belumlah terlalu besar. Aku tergerak untuk
membacanya. Aku pun berdiri. Kak Tina membuka lebar pahanya. Dia baik dan suka membantuku. Sedang Kak Tina ke dapur. “Sapto. Aku terdiam terpaku. Aku memegang celana
pendekku di daerah depan. Rasanya nikmat, nikmat
sekali. Seeerrr, darahku semakin berdesir. Ceritanya benar-benar vulgar. Kak Tina selalu membangunkan aku setelah dia memasak air. Aku terdiam terpaku. Banyak sekali, mengotori celanaku. Aku mengharapkan segalanya akan terulang kembali. Aku ketagihan. Tapi aku cukup puas. Malu. Terkadang novel-novelnya Freddy S, Abdullah Harahap,
dan Motinggo Busye. Suatu rasa yang tak pernah aku rasakan sebelumnya. Aku? Hanya saja, rasanya
lengket. Masih boleh kok. Aku mulai merasakan kenikmatan. Dadanya yang membusung
turun naik ketika dia menarik nafas. Muka dan kepalaku
memanas. Kak
Tina masih terus menggosok kemaluannya.




















