Tanpa sengaja tanganku merangkul kursi sebelah dan menempel di punggung Ratih. Kecil-kecil cabe rawit. Film Porno Hangat kan, coba deh. Saya bersyukur juga. Nafasnya yang hangat menyapu wajahku. Segera saya membalikkan badanku.Kurengkuh tubuhnya dan kukempit kakinya dengan kedua pahsaya yang kuat, kadang Ratih meronta dan saya pun melepaskannya, biasa kami berlarian seperti dua orang kakak beradik bermain kejar dan tangkap. Yang umum sih salah satu lebih besar dan mengikuti hormon kelaminnya. ”, berkata begitu, tangannya menempel di pundakku dan turun menggandeng tanganku.“ Yah, sekali lagi, itu hal kecil buatku, habisnya mereka seenaknya mengganggu orang lain ”, ujar saya sambil menikmati sentuhan alami lengan dan jari-jari kami yang saling mengait.“ Ah, sudahlah, jangan dibicarakan lagi, ”.Bosan juga saya, kan saya pingin tahu tentang anak satu ini eh, malah melenceng dari pokoknya,“ Saya tinggal di Taman Sari ”, jawabnya.Akhirnya meluncur juga jawabannya,“ Tinggal dengan siapa? Kecil-kecil cabe rawit. Kalau kami bermain di kamar mandi, yah seperti dua anak kecil yang berteriak-teriak kegirangan saling menyiram tempat-tempat sensitif yang sudah sangat kami




















