Tit.. Bokep Colmek Tapi masa bodoh ah. Sesaat kemudian kurasakan tubuh Fella makin bergetar hebat. come on.. Aku menikmati semua jenis musik dan berusaha mengerti semua jenis musik. Aku mulai mengocoknya. Gadis ini menarik hingga membuatku ingin mencumbunya. Kupikir enak rasanya..” Aku menghentikan memasukkan jari ke anusnya tetapi tetap bermain-main di sekitar anusnya hingga membuatnya geli. Beberapa saat kemudian aku berhenti. Aku memainkan lagu “Body and Soul” sambil menyanyi lembut. Dengan segera Fella mengajariku memainkan keyboardnya. Tapi aku tak menyerah. “Hai.. Bagaimana?”
“Okay.. Termasuk jazz yang memang ‘brain music’. Dari tadi aku udah dengar teriakan Fella. Biar hangat..” kataku datar. Kau dimana, Fella?”
“Hi Boy. Aku menimbang-nimbang apa yang harus aku lakukan. Ada rasa sesak di dadaku menerima penolakannya. “Eh.. Jika dia diam saja, aku boleh melanjutkannya. Doggy style. Aku pun menatapnya. Kemudian tangannya menepis halus tanganku. Doggy style. Kemudian kuangkat dia. Tanganku memijat tubuhnya, memijat kepalanya dan mencumbu hidung, pipi, leher, payudara dan kemudian perutnya. Tit.. Aku mengejarnya. “Ya.. Ke kamar mandi.




















