Ibu Mertua Montok Digoyang Batang Hitam Pejantan

“tanyaku menyalaminyaMira ialah sahabat istri liar ku ketika masih kuliah…, wajahnya khas sunda, tidak terlampau cantik, tetapi putih dan bersih, terakhir kami bertemu empat tahun kemudian disuatu pesta di Jakarta, ketika tersebut ia datang dengan suaminya.., lupa..aku namanya…namun suaminya ialah seorang arsitek.Kedua perempuan lalu ngobrol entah apa yang dirundingkan namun terlihat mereka bicara tak putus – putusnya, bahkan istriku nampaknya lupa bila ia sedang belanja, dan akupun melangakah meninggalkan mereka dan menggandeng anak anaku meneruskan melakukan pembelian barang kami, kubiarkan istriku melepas kecintaan dengan sahabatnya.Sesaat lantas kedua wanita tersebut menghampiriku dan Mira pamit inginkan pulang.“Kasihan…ia telah bercerai” kata istriku dimobil
“Lho..kok…? Bokepindo maka, ku rubah posisi, tanpa mencungkil batang kemaluanku dari vaginanya , kubalik posisi sampai Mira sekarang diatasku, sekarang aku punya ‘mainan’ tambahan’, buah dada yang bergoyang dan menggayut diatasku dengan leluasa kuremas…, sesekali putingnya kuhisap…, disisi beda istriku pun jadi lebih leluasa ‘menggarap’ kemaluan ku yang sedang menyatu dalam vagina sahabatnya itu.Mira mulai bergerak teratur….mungkin terlampau lama tidak menikmati kemaluan laki laki membuatnya tidak tahan terlampau

Ibu Mertua Montok Digoyang Batang Hitam Pejantan

Related videos