“Vi, mau gak jadi pacar gue?”, tanya Wandi. Kemudian, Wandi menyeruput habis cairan yang mengalir keluar dari vaginaku tanpa menyisakannya.Begitu menghabiskan cairanku, Wandi menyuruhku tiduran di ranjang, aku menurutinya tanpa pikir panjang. Vidio Porno Tak lama kemudian.“oohhhhh,,,!!!!”, erang Cuprit yang juga mencapai orgasme dan menyemburkan spermanya ke dalam lubang anusku. Dia tersenyum melihatku yang sudah berhasil ia kuasai. Dia lumat bibirku dengan penuh bernafsu seolah dia tak mau melepaskan bibirku, lalu dia mulai memasukkan lidahnya ke dalam mulutku dan menggerak-gerakkan lidahnya di dalam rongga mulutku, sementara itu tangannya mulai meremas-remas kedua buah payudaraku dengan gerakan memutar membuatku mendesah keenakan. Sementara Tomang asyik menyeruput cairanku di bawah sana, kini Cuprit leluasa memainkan lidahnya di bagian tubuh atasku, mulai dari payudaraku, perutku, leherku, dan wajahku dijilati olehnya sehingga sekarang aku benar-benar berlumuran air liur Cuprit.




















