aku telfon kenapa gak diangkat ?” tanyanya dengan nada yang cukup mengintimidasi.Telfon? Vidio XNXX aku juga pengen yank.. Ucap Dilla dengan akting berpura-pura Tegas sambil memberikan isyarat menggunakan telunjuk tangan kanannya didepan wajahku. tapi nanti ya yank.. mungkin kalau bukan hanya karna ingin menuntaskan nafsu birahi ku ini, aku tidak akan menemuinya. gue butuh bantuan lu nih sekarang.. matanya terfokus ke smartphone miliknya.“Sibuk apaan? aku ke kamar mandi dulu” dilla meminta izin, aku yang masih menikmati sisa-sisa kenikmatan hanya mengucap “Hhmm”.. aku mencoba merayunya namun tetap saja jawaban itu yang selalu keluar dari mulut Dilla “iya.. Pacar lu cemburuan trus gak ngebolehin lu ada hubungan ama cewek laen?” tanya Arna beruntun.. Aku hanya menganggap ini mimpi biasa, wajar jika kita merindukan seseorang hingga kita memimpikannya, namun tidak dengan kesedihan ini, kesedihan ini bukanlah mimpi, kesedihan ini nyata.










