Ia arahkan gerbang kewanitaannya ke arah mulutnya. Faried pun berusaha untuk lebih hati-hati berkata-kata agar menjaga perasaan Ayu.“Apa Mbak tidak bosan dengan rutinitas seperti ini?” ia membuka percakapan,“Apa Abang punya ide yang baik?” wanita cantik itu balas bertanya.“Yah… misalnya rutinitas yang baru. Link Bokep Ayu baru saja hendak membuka handle pintu belakang ketika sopir taksi itu akhirnya berseru.“Ayu, tunggu!” pertama kali ia memanggil wanita itu dengan namanya.Ia mengurungkan niatnya dan memandang nya. Kemarin saya nemuin di belakang” kata Faried sambil menunjukkan lipstick yang dipungutnya kemarin“Ohh…iya benar, makasih ya Bang, sepertinya jatuh waktu saya ngambil rokok kemarin” Ayu tersenyum berterima kasih seraya mengambil lipstick itu.Kekakuan komunikasi akibat ‘insiden’ semalam berangsur-angsur lenyap. Kita hidup berada dalam kemungkinan-kemungkinan. Rasanya ada gelombang besar dari pinggangnya yang hendak mencari jalan keluar melalui batang kemaluannya.“Mbak Ayu sayang…saya hampir keluar sedikit lagi..” kata Faried terengah-engah.“Barengan ya Bang!” jawab Ayu lalu memagut bibir tebal pria ituFaried pun balas menciumnya.




















