Air diwajahnya menambah kecantikan polos wajahnya apalagi diterangi oleh lampu dapur yang kekuning-kuningan, kemudian dengan handuk yang diberikannya aku seka wajahnya.“Kamu saja Len, aku gak mau kamu sakit, aku sayang sama kamu Len”.Dia tekejut sekali dan menunduk sambil berkata,“Bapak apa-apaan sih ? Bokep Family “Keluarin aja sayangg”. Lena keluar pak ! Kuberanikan tangan kanan menelusup ke balik bajunya yang basah tersebut dan kususupkan jari jemariku ke pangkal payudaranya yang halus sampai berputar-putar di sekitar aerolanya. Lena gak kuat mau ngeluarin pak !”.Kemudian jepitannya melemah sambari menggeliat keringat birahi disekujur badannya membuat badannya menjadi seperti berminyak. Wajahnya yang putih polos berubah menjadi merah seperti udang rebus. Wajahnya yang putih polos berubah menjadi merah seperti udang rebus. Mata polos Lena berbinar sembari memandang ke arah mataku.“Lena mau memberikan ini untuk bapak, Tapi nikahi Lena ya pak ?”, sembari menuntun tangan kiriku ke arah kemaluannya”.Dari kursi Lena kugendong ke kamar dimana telah lama tempat tidur itu dingin setelah perceraianku.




















