Aku merasa detik-detik penantian apa yang akan dilakukan martin pada putingku membuat aku makin penasaran. Bokep Tobrut Padahal kemarin dia sudah mau tidur, aku malah merangsangnya habis-habisan. Aku menatap wajahnya dgn perasaan tak karuan. Memang bodoh apa yang kulakukan. Tingkahnya dibuat manja seperti anak kecil. Gelinya luar biasa! Siapa yang mau sama aku! Sampai di rumahnya, aku langsung diantar ke kamarnya. Apakah dia benar mencintaiku atau aku hanya salah satu perempuan koleksinya? Aku memukulnya dgn bantal sambil menggodanya. Aku sudah tidak perawan! Kamu merem terus dari tadi sampe tidak tahu kalo burungku sudah menunggu-nunggu ditembakkan ke sasaran!” Candanya.Aku kasihan padanya. Aku menjerit-jerit krna nya. Kalau tahu, aku sudah dari dulu mau making love sama kamu!” Kataku parau. Kurebut remote ac dari tangannya dan ku setel dgn temperatur paling rendah. Tanpa mempedulikan bau cairan vaginaku di mulutnya, aku terus menggoyangkan pinggulku maju mundur.




















