Kok kamu nggak tidur..?” tanya Rere sambil menyuruh Vina mendekat. Saya tidak sadar waktu Mirna agak bergeser, ternyata Rere sudah tidak mengenakan apa-apa lagi, polos, telanjang bulat dan berusaha menjepit penis saya dengan kedua buah dadanya yang ternyata memang besar dan membuat gerakan naik turun.“Ya, terus Re, enak banget..!” kata saya, sementara Mirna sudah duduk di sebelah kiri saya sambil mengulum bibir saya.“Mas Vito, aku mau masukin ke memek ya..!” pinta Rere penuh harap.Ketika melihat dan mengamati kemaluan Rere, saya agak kaget. Bokep Family Erangan dan desahan Mirna sudah tidak saya dengarkan sama sekali.Sekitar 3 menit kemudian, saya sudah tidak dapat menahankannya lagi. “Nggak bisa tidur Tante. “Siapa..? “Iya, baru mau main lagi, kenapa Vin..? Dengan posisi penis masih di dalam vagina Mirna, saya menyemprotkan cairan sperma saya untuk yang kedua kalinya malam ini.




















