No info
Untuk menangkalnya aku mengambil sebatang rokok mild kegemaranku dan menyalakannya. Bokep HD Penampilannya agak kuno dengan baju koko dan peci bersanding di kepalanya. Wajahnya ternyata cukup menarik, kulitnya putih dan hidungnya lumayan bangir. Berbanding terbalik dengan istrinya yang di panggil Umi, istrinya begitu muda dan cantik. Silakan ditunggu nggih.”Bapak itu kemudian berlalu ke arah dapur dan segera memyiapkan pesananku.Mataku berkeliling menelusuri suasana warung. Tidak terlalu besar tapi mudah-mudahan makanan yang disajikan nanti bisa meredakan penghuni perutku yang sudah mulai protes, sekaligus beristirahat sejenak meluruskan pinggang yang terasa pegal.Kutepikan mobilku dan parkir di halaman rumah makan. Walau tampak kikuk, Wanita itu pun melakukan hal yang sama, mengangguk dan tersenyum manis. Kulihat pengemudinya membuka jok depan, sepertinya sedang memperbaiki sesuatu di bagian mesin.Aku pun beranjak masuk ke dalam warung. Seorang bapak tua berusia sekitar lima puluh tahunan menyapaku ramah.“Selamat datang pak, silahkan silahkan.”Aku tersenyum dan mengangguk takjim menanggapi sapaan bapak tua itu. Kulihat bapak itu sedang berdiri dan menyeka keringat di dahi dengan punggung tangannya.Aku pun menyapanya, “Assalamualaikum, Mobilnya kenapa





















