Aku sedang subur..” ucapku sedikit sadar walau masih memejamkan mata.“Gimana mau di luar bu.. Nikmat banget emootannya.. Bokeb ya.. Nafasku masih memburu namun perlahan mulai mereda..“Uhhh bu.. Aku mau keluar juga nih… Kalau ibu gini terus aku bisa keluar di dalam loh.” ucap Denny berbisik hingga menyadarkanku.“Jangan.. Sedikit aku terkaget tak menyangka ia akan memangut bibirku, mencari dan menyedot bibir atas dan bawahku, kemudian berusaha memasukan lidahnya ke dalam.Aku sedikit melawan dan berpaling tapi Denny tetap gencar dengan aksinya, ia terus menerus menyerang bibirku hingga akhirnya bisa ia dapatkan, kemudian ia berusaha lebih dalam lagi memasukan lidahnya.Awalnya aku sedikit melawan namun seiring waktu dan kebringasan Denny melahap bibirku akhirnya aku kalah dibuatnya, mulutku terbuka dan seketika itu juga benda lunak itu menyerang masuk ke dalam dan menjajal lidah dan juga rongga mulutku, begitu liar dan beringas. Ivana basahin dulu..”“Nggak usah neng, punya neng udah becek, bapak udah nggak tahan, mau ambil jatah dulu lagian kasihan pacar neng tungguin.” ucap pria tersebut.Aku saat itu hanya tertegun mendengar ucapan




















